Ilmuwan tak mau dikaitkan dengan Tuhan

Mengutip berita di Republika Online, lengkapnya bisa dibaca dibawah ini, bahwa memang sifat dasar manusia itu adalah egosentris, eksistensinya pingin diakui. Bahkan ketika berhadapan dengan kemutlakan Tuhan pun, manusia tak mau kalah. Itu terlihat dalam kalimat si ilmuwan :

“Menjulukinya sebagai ‘partikel Tuhan’ sangat tidak tepat. Itu tidak adil pada penemu partikelnya dan peranan pentingnya di jagad raya. Ini tak ada hubungannya dengan Tuhan,”

Apakah itu adalah ekspresi penghormatan terhadap hasil karya dari keilmuannya atau memang sudah menjadi ideologi sang ilmuwan, mereka sendiri yang lebih tahu, saya tidak mau men-judge-nya.

Memang studi Penciptaan Alam Semesta menjadi semacam ajang pertandingan bagi para ilmuwan theisme dan ilmuwan atheisme. Pihak pertama ingin mencari pembuktian ilmiah tentang peristiwa penciptaan alam semesta dimana sekarang ini hipotesa Big Bang menjadi titik nol dimulainya proses penciptaan itu.  Continue reading

Posted in Alam | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

menjadi pribadi yang berhasil

Alhamdulillah, akhirnya blog ini bisa diaktifkan. Emang harus dipaksa!

Kontradiksi dalam diri harus dikelola dengan baik dan tepat agar bisa menghasilkan suatu tindakan yang sesuai pada saatnya. Terkadang emang bisa bikin lambat, makanya perlu fokus dan keras terhadap diri. Kata-kata orang bijak mengatakan kalo kita lunak pada diri kita maka dunia akan keras pada kita (hidup susah), tapi bila kita keras pada diri kita maka dunia akan lunak pada kita (kemudahan hidup).

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment